Dampak Anak Memiliki Harga Diri Rendah

Dampak Anak Memiliki Harga Diri Rendah

Memiliki harga diri yang tinggi menjadi kunci dari setiap anak yang sukses. Harga diri adalah jalan bagi anak untuk merasa sesuatu tentang dirinya. Anak yang merasa nyaman dengan dirinya cenderung dapat menghasilkan hasil yang bagus.

Harga diri adalah perasaan dicintai dan mampu. Anak dengan harga diri yang tinggi merasa bahwa mereka dicintai dan diterima. Mereka senantiasa merasa bahwa mereka mampu pada apa yang mereka lakukan.

Lalu bagaimana jika anak memiliki harga diri yang rendah ?

Anak-anak dengan harga diri yang rendah akan memiliki kepercayaan diri yang rendah tentang kemampuan dirinya.  Mereka percaya bahwa kesalahan dan kegagalan yang pernah terjadi dimasa lalu memiliki arti bahwa mereka akan selalu gagal dalam kehidupan.

Harga diri yang rendah pada anak membuat mereka merasa tidak dicintai dan diterima oleh orang disekitar, sebagai hasilnya mereka cenderung menunjukan karakter tertentu. Cenderung sangat sensitive dan menarik diri sebagai bentuk ketidaknyamanan pada dirinya. Memberontak, suka tampil beda, dan sikap masa bodoh karena merasa tidak memiliki kemampuan untuk berubah. Cenderung suka menghina dan merendahkan orang lain serta kecenderungan untuk menyalahkan dan complain.

Saat harga diri anak rendah, anak akan takut untuk membuat goal besar dan berbagai goal lainnya. Anak tidak percaya bahwa mereka bisa berhasil dalam hidup. Anak takut berpartisipasi karena takut gagal. Mereka takut mengambil resiko, khususnya resiko ditolak

Dalam pergaulan, anak mudah terpengaruh oleh teman sebayanya sebagai konsekuensi dari keinginan untuk diterima orang lain. Mereka takut mengatakan TIDAK pada teman-temannya.

Sebuah kepatutan bagi Orang Tua tidak hanya peduli dengan harga baju yang dipakai anaknya, tapi juga pada harga diri anak itu sendiri.

Semoga bermanfaat

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *